Keamanan transaksi
Cara Lapor Korban Penipuan Rekber, Ini Langkahnya
Cara lapor korban penipuan rekber palsu di luar sistem resmi: kumpulkan bukti, lapor ke platform transaksi, cekrekening.id, dan patrolisiber.id.

Penipuan Mengatasnamakan Rekber Itu Beda dari Komplain Transaksi
Sebelum masuk ke langkah melapor, penting membedakan dua hal. Kalau transaksi Anda berjalan lewat platform rekber resmi tapi barangnya bermasalah, itu kasus komplain transaksi biasa — cek dulu FAQ Pusat Bantuan untuk jalur yang tepat.
Artikel ini membahas kasus yang berbeda: Anda ditipu oleh seseorang yang mengaku menyediakan jasa rekber, padahal sebenarnya bukan transaksi resmi lewat platform mana pun. Uang sudah terlanjur dikirim ke rekening pribadi orang yang mengaku sebagai "admin rekber", tapi barang tidak pernah datang dan orang tersebut menghilang.
Kalau kasus Anda seperti transaksi resmi yang bermasalah di sebuah platform, gunakan jalur komplain resmi platform tersebut. Kalau kasus Anda seperti penipuan rekber palsu di luar sistem resmi, ikuti langkah di bawah ini.
Cara Lapor Korban Penipuan Rekber: Langkah demi Langkah
Berikut urutan langkah yang bisa Anda tempuh begitu menyadari sudah menjadi korban penipuan mengatasnamakan rekber:
- Kumpulkan bukti percakapan, bukti transfer, nomor rekening atau e-wallet, serta tautan atau akun yang digunakan pelaku.
- Laporkan akun pelaku ke platform tempat transaksi terjadi (marketplace, media sosial, atau grup jual beli) supaya akun tersebut ditindak dan tidak memakan korban berikutnya.
- Cek dan laporkan nomor rekening atau e-wallet pelaku lewat cekrekening.id, layanan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital untuk database rekening yang terindikasi tindak pidana.
- Laporkan kejadiannya ke patrolisiber.id, portal resmi Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, untuk kasus penipuan online yang perlu ditindaklanjuti secara hukum.
- Hubungi bank atau penyedia e-wallet tempat rekening pelaku terdaftar untuk meminta pemblokiran, dengan menyertakan bukti transfer sebagai lampiran.
Bukti yang Sebaiknya Anda Siapkan
Semakin lengkap dan spesifik bukti yang Anda siapkan, semakin mudah pihak berwenang atau platform menindaklanjuti laporan.
- Tangkapan layar percakapan lengkap, termasuk nama akun dan waktu chat.
- Bukti transfer atau mutasi rekening yang menunjukkan dana benar-benar terkirim.
- Nomor rekening atau e-wallet, serta nama pemilik jika tercantum pada bukti transfer.
- Tautan, nomor kontak, atau akun media sosial yang dipakai pelaku untuk menawarkan jasa rekber palsu.
Mencegah Jadi Korban Berikutnya
Penipuan mengatasnamakan rekber biasanya memanfaatkan urgensi dan kepercayaan pada tampilan yang terlihat meyakinkan. Pelajari cara menghindari phishing dalam transaksi online untuk mengenali pola serupa sebelum Anda mentransfer dana.
Kalau Anda ingin bertransaksi dengan mekanisme rekber yang jelas dan bisa diverifikasi sejak awal, pelajari juga bagaimana keamanan transaksi dijaga di Rekbera — termasuk cara memverifikasi domain resmi sebelum membayar.