rekbera

Jual beli aman.
Tanpa tipu. Tanpa ribet.

Rekening bersama untuk transaksi C2C. Penjual kirim satu link, pembeli bayar ke rekbera — bukan ke penjual. Dana baru diteruskan setelah barang sampai.

Sudah punya kode transaksi?

Cek statusnya di sini. Tidak perlu akun, tidak perlu daftar.

Boleh tempel seluruh link yang dikirim penjual.

Curiga link-nya palsu? Jangan diklik. Tempel saja ke kotak ini — Anda sedang berada di rekbera.id yang Anda ketik sendiri. Kalau kodenya tidak ditemukan, transaksinya memang tidak ada di rekbera.

Bagaimana uang Anda dijaga

Inti rekber cuma satu: uang tidak berpindah ke penjual sampai barang benar-benar sampai. Empat langkah, tanpa istilah rumit.

  1. 01

    Penjual buat link

    Isi nama barang dan harga. Dapat satu link rekbera.id/trx/[kode] untuk dikirim ke pembeli.

  2. 02

    Pembeli bayar ke rekbera

    Uang masuk ke rekening penampungan, bukan ke penjual. Pembeli tidak perlu daftar akun.

  3. 03

    Penjual kirim barang

    Penjual baru mengirim setelah tahu dananya sudah aman. Nomor resi dimasukkan ke sistem.

  4. 04

    Barang tiba, dana cair

    Ada masa tunggu setelah barang sampai. Kalau tidak ada komplain, dana diteruskan ke penjual.

Kalau barang tidak pernah dikirim, atau tidak sesuai, dana dikembalikan ke pembeli. Penjual tidak bisa mencairkan dana sendiri — sistem yang menentukan, bukan penjual.

Rekber palsu tidak bisa memalsukan domain kami.

Sindikat fake rekber meniru nama dan foto profil admin rekber di WhatsApp dan Facebook. Mereka tidak bisa meniru rekbera.id. Cek alamat di browser Anda — itu saja cara verifikasinya.

rekbera tidak punya admin WhatsApp. Tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi. Tidak pernah meminta OTP.

Apa yang benar-benar Anda dapat

Bukan janji. Ini mekanisme yang berjalan di setiap transaksi.

Satu link, satu domain

Setiap transaksi hidup di rekbera.id/trx/[kode]. Tidak ada rekber via WhatsApp, tidak ada nomor rekening pribadi. Kalau domainnya bukan rekbera.id, itu bukan kami.

Pembeli tidak perlu daftar

Buka link, lihat detail, bayar. Tidak ada registrasi, tidak ada email verifikasi, tidak ada aplikasi yang harus diunduh.

Dana tidak dipegang penjual

Selama proses berjalan, uang tidak ada di tangan penjual maupun kurir. Ia ditahan sampai barang sampai atau sengketa diputus.

Komplain punya batas waktu

Ada masalah? Komplain direspons maksimal 48 jam, keputusan maksimal 5 hari. Tertulis, bukan janji lisan.

Pertanyaan yang wajar

Siapa yang memegang uang saya?
Dana ditahan melalui Xendit, penyedia jasa pembayaran berizin Bank Indonesia. rekbera tidak menyimpan dana Anda sendiri — kami mengatur alurnya, Xendit yang memegangnya.
Berapa biayanya?
Di bawah Rp 100.000 kena Rp 4.000 flat, dibagi dua antara pembeli dan penjual. Di atas itu 1% dan turun untuk nominal besar. Rinciannya selalu ditampilkan sebelum Anda membayar — tidak ada biaya tersembunyi.
Bagaimana saya tahu link-nya asli?
Jangan klik link yang mencurigakan. Ketik sendiri rekbera.id di browser, lalu tempel link itu ke kotak "Cek Transaksi" di halaman utama. Kalau transaksinya nyata, ia akan muncul; kalau tidak ditemukan, link itu bukan dari rekbera. Dengan cara ini Anda memverifikasi dari alamat yang Anda ketik sendiri — bukan dari alamat yang dikirim orang lain.
Link transaksi saya hilang, chat WhatsApp-nya sudah terhapus.
Selama Anda masih punya kodenya (12 karakter), tempel di kotak "Cek Transaksi" di halaman utama. Kalau kodenya juga hilang, minta ulang ke penjual — ia bisa melihatnya di dashboard. Uang Anda tetap ditahan rekbera selama itu; tidak ada yang hilang karena link-nya hilang.
Kalau barang tidak sesuai?
Ajukan komplain sebelum masa tunggu habis. Dana tetap ditahan selama sengketa diperiksa. Anda mengirim bukti, penjual mengirim bukti, lalu tim kami memutuskan.

Siap jual beli tanpa was-was?

Cukup nomor HP untuk mulai. Pembeli Anda tidak perlu daftar apa pun.

Mulai sekarang