Keamanan transaksi

Cara Menghindari Phishing dalam Transaksi Online

Kenali pola phishing yang umum pada transaksi online dan langkah aman untuk memeriksa link serta melindungi data pribadi.

Ilustrasi perlindungan dari phishing dengan link mencurigakan yang dihentikan oleh perisai

Jangan percaya hanya karena tampilannya mirip

Pelaku phishing dapat meniru nama layanan, foto profil, atau gaya pesan. Periksa domain dengan mengetikkannya sendiri di browser, bukan hanya mengikuti link yang dikirim melalui chat.

Jaga data rahasia tetap rahasia

OTP, kata sandi, dan data kartu tidak perlu dibagikan kepada orang lain untuk menyelesaikan transaksi. Hentikan proses jika ada pihak yang meminta data tersebut atau mengarahkan Anda keluar dari alur resmi. Untuk konteks yang lebih luas, panduan resmi keamanan siber dari Kominfo juga membahas pola serangan serupa di luar transaksi jual beli.

Beri waktu untuk memeriksa ulang

Tekanan untuk bertindak cepat adalah tanda yang patut diwaspadai. Lebih baik terlambat membayar daripada melanjutkan transaksi yang informasinya belum jelas. Kalau barang sudah terlanjur diterima dan ternyata bermasalah, baca barang tidak sesuai transaksi online untuk langkah selanjutnya.

Rekbera merancang keamanan transaksi rekber untuk mengurangi celah yang biasa dimanfaatkan phishing, mulai dari verifikasi domain sampai jalur komplain yang jelas.

Perlu bantuan untuk transaksi aktif?

Gunakan halaman transaksi untuk kebutuhan komplain atau kunjungi Pusat Bantuan untuk pertanyaan umum tentang rekbera.

Buka Pusat Bantuan

Panduan terkait